atashi wa kokosei tantei desu!!

Kamis, 10 Juni 2010

part 1

" IHH! males!! setan datang! setan datang!!" teriakan temanku pada kami bertiga. selalu diucapkannya ketika melihat mantan pacarnya melewati pengajaran kami.
" Ihh awas..tar kena serangan rambut kritingnya!"
" janganlah atuh tar dia denger loh "
" Biarin! biar dia nyadar !"percakapan ketiga temanku itu membuatku terdiam..tahukah mereka telinga itu begitu tajam saat mendengar cemooh datang. apalagi dengan suara selevel TOA. aku nyengir, menunjukkan ekspresi sok mengejek. padahal dalam hati aku kasihan padanya.
"Apakah..jika mereka tahu aku seperti dia, mreka akan memperlakukanku seperti dia?" ujarku dalam hati saat itu.
" Eh kin, napa Lo diem sih?"
" Oalah, jangan - jangan kesambet si kriting itu dia!"
" nggak, gue lagi males ngmg aj.haha" ujarku garing. niat dalam hati mengecek message di facebook ku, mungkin orang itu akan membalasnya.

Akun facebook kubuka, dan tak ada balasan. sepertinya orang itu tak menyukaiku sejak awal temanku memperkenalkan kami. pandangannya takut padaku, walau tercium darinya aroma yang sama denganku. persamaan tanggal lahir, tempat lahir, dan jam lahir. mulanya hanya itu yang kukira, tapi ternyata. kesamaan penyakit. Penyakit gila yang udah kuderita sejak kecil. bukan penyakit fisik, kurasa. namun penyakit jiwa yang udah ngerogoti habis tubuhku hingga sekeping kecil nurani tak mampu membenahinya lagi.
" ah, mungkin dia membenciku" aku tak menyerah. aku kembali mengiriminya message.

" Maaf kalaw gue nganggu. tapi, jangan lo kira gue kirim message ini atas dasar temen gue yang lo kerjain. gue sama kea lo. lo pasti nyadar saat pertama kita bertemu. atau dari cerita Sella.
Inggrit"

" yup tinggal menunggu lagi.." ujarku mengeluarkan diri dari akun dan bergegas tidur. mengharap orang itu akan membalas message ku.

Minggu, 09 Mei 2010

LoneLiars Opening

"Pendiam dan tidak menarik "
Dua kata tak terucap dari mulut mereka namun terlihat dari perbuatan mereka.. dengan mudah berkata, mengumbar persahabatan, padahal akhirnya akulah yang ditinggalkan..perasaanku memang sensitif dan childish seperti yang mereka bilang..huh..kata memang lebih mudah di ucapkan..padahal tahu apa mereka tentangku? kuakui aku bukanlah seorang manusia normal..aku tidaklah cantik, dan sering menjadi bahan olokan orang..namun, haruskah ini kualami terus menerus? ditindas oleh senyum manis menengadahkan persahabatan semu??pada akhirnya aku akan sendiri lagi...

" DIa tu Cowok Pembohong! Semua yang dia ucapkan hanyalah karangan belaka ! cerita novel !"
Jantungku berdetak mendengar mulut seorang teman di hadapanku berkata.
" Ihh...dasar stress!! gila !!" ujar temanku di sampingnya. aku mencoba menenangkan diri dengan menyeruput es jeruk 25% buatan kantin tempatku memijakkan kaki menimba ilmu.." udahlah, lupain aja dia tra..orang gila kea gitu " ujar temanku yang ketiga...aku hanya terdiam. memang itu bukan kata yang ditujukan kepadaku, namun panas kuping ini mendengarnya.. karena mereka mengejek orang yang senasib denganku.. dia yang lahir di hari dan tanggal yang sama denganku, begitu cerita mantan pacarnya yang sekarang berada di hadapanku ini.. rasa penasaran menjalari batinku..aku ingin berbicara dengannya dan menemuinya..karena dia sama sepertiku..

Novel Baru

Long time after break nih...lagi ada beberapa idea buat novel yang baru lagi...tar kasih komen yah..hahahah

Jumat, 08 Mei 2009

huh..

ah mungkn for a while bakal out of date dlu ya....coz nvel aq bner2....blankblankbank...hahahaha

Jumat, 06 Maret 2009

lanjutannya...

“Hm..semoga teman sekamarku memiliki kesamaan denganku..”ujarku dalam hati sambil membuka kamar nomor 16 itu.

Sebuah kamar luas bercat putih berisikan dua ranjang terpisah.gorden melambai karena angin sepoi menandakan betapa sejuknya ruangan itu.dan di atas ranjang sebelah kiri, seorang wanita berambut panjang gelombang berkacamata duduk termenung.sepertinya aku mendapatkan seorang yang satu jenis dengan asrama ribut ini..wanita itu berdiri ketika melihatku.tubuh langsing seperti Barbie itu berdiri dan tersenyum menatapku.aku sempat pangling,karena dia benar-benar jangkung seperti seorang cowok.

“Kina..?” ujarnya memanggil namaku.

“Eh,ah..bukan..Namaku Dina..”aku terkejut.apa orang ini mengenal kami sebelumnya.tapi,dimana?

“Dina??tapi…ah..”ujarnya kebingungan menatapku.tapi,wajahnya seketika dingin.

“Kenapa?”aku memandangnya aneh.jika di perhatikan dia mirip dengan seseorang yang ku kenal.

“namaku Satoshi Himetari..”ujarnya sembari tersenyum.

“orang jepang?”kataku kemudian padanya.

“Bukan…ayahku sangat fanatic dengan Jepang sehingga menamaiku begini..”mukanya seperti memerah seperti geli karena sesuatu.

“Oh…”aku memandanginya lagi.wajah di balik kacamata itu menganggu pikiranku.aku berusaha mencari wajah itu di dalam memori kelam masa laluku..tapi,tetap.aku tak dapat mengingatnya.

Satoshi mengambil sebuah buku dan membacanya.aku perhatikan buku itu.buku usang bersampul hitam dengan coretan kecil di ujung kirinya.dan saat ku perhatikan buku itu..sontak aku terkejut.buku itu adalah buku The Sign of four karya Arthur conan doyle yang ku berikan pada temanku ketika dia pergi.

“masa sih..kamu..”

“Akhirnya kamu sadar juga..Kina..”

“Satryo ditto Parandha ?…”

“ya..Ini aku Kina….”cewek itu memegang kuncir rambutnya,lalu melepasnya,lalu dia juga membuka bajunya,seolah memperlihatkan sesuatu yang seharusnya dimiliki cewek,tapi tidak dimilikinya.,.

satryo menyadari bahwa aku, orang yang berhadapan dengannya akan berteriak sekencang-kencanganya,jadi dia membekap mulutku dengan tangannya.

“Aku akan terus mendekap mulutmu..kalau kau masih ingin berteriak..”aku mengangguk dan perlahan dia melepaskan tangannya dari mulutku.

“Untung saja..aku satu ruangan dengan orang yang aku kenal..”ujarnya sedikit lega sambil menatap buku pemberianku itu.

“Untung?!khh…gila ya?nekat banget nyamar jadi cewek!!Jelaskan semuanya padaku..to chan!!”aku sedikit cemberut sambil menaruh biolaku di sudut kamar,bersebelahan dengan kotak biola Satryo.

“Khh…masi ingat ya, dengan nama panggilanku itu..sebenarnya,aku datang menyamar seperti ini karena aku ingin menyelidiki sesuatu..”ujarnya dingin.dari wajahnya,aku sudah bisa menduga apa yang akan di katakannya selanjutnya.

“ jangan bilang kalau kamu ingin menyelidiki kasus di balik pembunuhan siswi smu massal tahun 1999 yang menewaskan kakakmu itu..”.

dia menatapku tajam sambil tersenyum miris.

“Sepertinya bakat dari kecil mu masih sampai sekarang..ya,itu dia..”

“Aku mengerti..kasus itu begitu misterius..sampai-sampai terdengar desas desus bahwa itu bukan perbuatan manusia..”ujarku sembari merebahkan diri diatas ranjang kecil baruku yang empuk.mengingatkan pada masa kecilku saat masih satu kamar dengan Dina.

“huh..yang seperti itu mana ada ? emang dasar orang kita yang sangat percaya mistis..”ujarnya bernada mengejek.dari tatapannya,aku bisa melihat emosi Satryo yang begitu dalam.aku mengerti,sebab sejak kecil,satryo sangat menyayangi kakaknya yang cantik itu.

“yah,kau pun sama..sangat menyukai hal yang logis..”

Kami berdua saling pandang dan melontarkan senyum sok keren yang kami punya.

“Tapi..kenapa kamu sekarang..”sekarang giliran satryo menanyakan alasanku yang berpura-pura menjadi Dina.aku benar-benar malas menceritakannya,karena dengan kemampuan analisisnya,satryo pasti sudah tahu alasannya.

“To chan..aku pikir kau sudah mengerti kenapa kan?”ujarku menatap Satoshi.

“ya..rasa bersalah tak berujung..benar-benar khas Kina..emosial dan konyol..”

“Setidaknya cara itu berhasil mengurungkan niat mamaku untuk menyusul Dina ke alam baka..”ujarku menghela napas sambil memeluk bantal gulingku.

“Tapi Kina..kematian Dina,bukan kesalahanmu..dia memang sakit-sakitan kan sejak kecil ?”

“Ya..walau aku tak tahu salahku apa..semua orang disana tak mau mendengar..em..baiklah…lebih baik kita saling jaga rahasia saja..kau rahasiakan identitasku dan aku juga akan begitu..”jika dipikir..yang sebenarnya dalam bahaya itu satryo,karena dengan beraninya dia menyelinap ke asrama putrid sambil berpura-pira menjadi wanita segala.tapi,sudahlah,kalau sampai semua orang ataupun mama mendengar hal ini, kerja keras 10 tahunku sia-sia sudah.

“Satu lagi…aku ingin kau membantuku mengungkap misteri ini..”ujar satryo bernada serius.

“Hei..”aku menoleh ke arahnya,tapi tiba-tiba dia sudah berada tepat di hadapan wajahku.

“Ingat kan..We’re in the same boat..i know you’be already know that..Kin chan..”ujarnya sambil mengedipkan matanya padaku.

“Geez..wakatta…oke..aku bakal nolong..”aku berusaha menjaga jarak darinya.aku berbalik dan menutup kedua mataku.tapi tak kusangka..pertemuanku dengan teman kecilku, satoshi..aku membawa petualangan besar bagi kami..tentu saja,aku dengan bangga memakai namaku lagi..semua itu dimulai satu bulan setelah ini..

Jumat, 20 Februari 2009

Gudang Buku

eh,eh......mo tau gak tempat beli buku stengah harga en komik yang jauh murahnya dibanding elo kudu ke gramed?jawabannya adalah...

Mun u 2 lg jalan ke pasar lemabang.kan ado jalur nak naek mobil ijo..nah dari belokan itu...ada sebuah emperan toko kecil..eits jangan salah..walau kecil...tapi isisnya keren abis!!mo bku jadul?ato buku sekarang tapi dak bisa dapet..isnyaallah,kakak2 disana dapat menolong kita wat nyariinnnya...mo coba???

Jumat, 13 Februari 2009

bahasa Jepang

hontou ni??= benarkah?

Nani ?= apa

Doushite = kenapa

Shinjitsu wa itsumo hitotsu = kebenaran selalu hanya ada satu

meitantei = detektif

Chuugakusei = smp

koukousei= sma

gakuen = sekolah

houhou = cara

tomodachi = teman

mizu = air

sora = langit

atashi= aku (cewek)

kimi wo dare desu ka ? = kamu siapa?

boku = cowok (aku)

anata = kamu

ore = cowok(aku)

onna = wanita

otoko = cowok

tsubasa = sayap

taberu = makan

miru = nonton

benkyoushimasu = belajar

yomu = membaca

hanamimasu = berbicara

ohayou gozaimasu = pagi

oyasuminasai = selamat tidur

konnichiwa = siang
konban wa = malam

kinou = kemarin

ima = sekarang

ashita = hari ini..

moshimoshi = haloww

sayonara = byebye

kyou wa kokomade = ckup hari ini..

mata arimasen = sampai berjumpa lagi

e = gambar

ie = rumah

wakarimashita = mengerti

hanni wa = pelaku

satsujin jiken = kasus pembunuhan

jikan = waktu

baker street no bourei = the phantom of baker street

majikku = magic

sisanya nanti ya..